Nama harum bagi bangsa dan Negara Indonesia yang
akan menambah daya dukung bagi orang-orang yang sudah bersimpati kepada
beliau Presiden SBY, dan bisa juga sebaliknya sinis dan antipati
terutama bagi orang-orang yang tidak suka dengan beliau Presiden SBY.
menurut penulis wajar saja, siaipun orangnya, tokohnya, dimanapun adanya
dan hampir di segala jaman tidak ada tokoh yang diterima 100% oleh
orang-orang disekelilingnya dan juga tidak ada 100% ditolak oleh
orang-orang di lingkungannya.
Dunia Internasional memberikan apresiasi atau penghargaan kepada Presiden SBY atas Keberhasilan kepemimpinan beliau dalam memimpin Indonesia baik itu dalam bidang ekonomi, Lingkungan, maupun dalam tanggap bencana. penulis coba menguraikan sebagian penghargaan yang diterima Presiden SBY dari dunia internasional.
Pertama, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menerima dari masyarakat bisnis Amerika dan ASEAN yang berpusat di New York, Amerika Serikat, lantaran SBY dianggap memajukan perekonomian Indonesia dari ancaman krisis global.
Kedua, SBY juga mendapat penghargaan di bidang lingkungan hidup dari tiga organisasi lingkungan hidup dunia, atas prestasinya memprakarsai segitiga terumbu karang serta melestarikan sumber daya laut dan pesisir pantai di enam negara. Seperti Indonesia, Malaysia, Papua Nugini, Filiphina, Timor Leste, dan Kepulauan Salomon. Perhargaan ini diterima beliau di sela-sela persiapan pidatonya pada Sidang Umum PBB ke-67 di Markas PBB, New York, Amerika Serika.
Ketiga, Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono Kamis malam waktu New York akan menerima penghargaan “World Statesman Award” atau “Anugerah Negarawan Dunia” dari The Appeal of Conscience Foundation, atas upayanya menggalang perdamaian dan memimpin Indonesia menjadi masyarakat demokratis yang menolak ekstrimisme. The Appeal of Conscience Foundation – sebuah organisasi lintas keyakinan yang bermarkas di New York, memberi penghargaan ini setiap tahun kepada pemimpin dunia yang mendukung misi yayasan ini untuk menggalang toleransi dan penghormatan terhadap HAM. Tokoh dunia yang pernah menerima penghargaan ini antara lain Perdana Menteri Kanada Stephen Harper pada tahun 2012, Presiden Korea Selatan Lee Myung-Bank tahun 2011, dan Presiden India Manmohan Singh tahun 2010 dan banyak tokoh dunia lainnya.
Keempat, Presiden SBY menerima penganugerahan “Knight Grand Cross of the order of Bath”, Dari Ratu Elizabeth II. Dalam tradisi Inggris, penghargaan “Knight Grand Cross of the Order of Bath” diberikan kepada seseorang yang memiliki prestasi luar biasa, baik di bidang militer maupun sipil. Pertama kali penghargaan ini diberikan oleh Raga George I Tahun 1725. Adapun pemimpin asing yang telah menerima penghargaan tersebut antara lain Presiden AS Ronald Reagan, Presiden Perancis Jaques Chirac, dan Presiden Turki Abdullah Gul.
Kelima, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Mendapatkan Penghargaan Global Champion for Disaster Risk Reduction (DRR) dari Sekertaris Jenderal PBB Ban KI-Moon. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono merupakan tokoh pertama di dunia yang dianugerahi Glogal Cahampion fir disaster Risk Reduction (DRR) dalam rangka pengurangan resiko bencana (PBR) sebagai prioritas nasional pasca terjadinya tsunami melanda asia pada 26 Desember 2004.
Keenam, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima penghargaan Global Statesmenship Award, yaitu penghargaan Kepada Presiden SBY atas berbagai Capaian Indonesia selama Masa Pemerintahan utamanya di bidang ekonomi dan pembangunan. Penghargaan ini pernah diberikan kepada Dua Kepala Negara Presiden Brazil Luiz Inacio Lula dan Silva dan Presiden Meksiko Felipe Calderon Hinojosa.
Dan masih banyak penghargaan-penghargaan lainnya yang tidak bisa penulis sebutkan. Bangga Indonesia ku.
Dunia Internasional memberikan apresiasi atau penghargaan kepada Presiden SBY atas Keberhasilan kepemimpinan beliau dalam memimpin Indonesia baik itu dalam bidang ekonomi, Lingkungan, maupun dalam tanggap bencana. penulis coba menguraikan sebagian penghargaan yang diterima Presiden SBY dari dunia internasional.
Pertama, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menerima dari masyarakat bisnis Amerika dan ASEAN yang berpusat di New York, Amerika Serikat, lantaran SBY dianggap memajukan perekonomian Indonesia dari ancaman krisis global.
Kedua, SBY juga mendapat penghargaan di bidang lingkungan hidup dari tiga organisasi lingkungan hidup dunia, atas prestasinya memprakarsai segitiga terumbu karang serta melestarikan sumber daya laut dan pesisir pantai di enam negara. Seperti Indonesia, Malaysia, Papua Nugini, Filiphina, Timor Leste, dan Kepulauan Salomon. Perhargaan ini diterima beliau di sela-sela persiapan pidatonya pada Sidang Umum PBB ke-67 di Markas PBB, New York, Amerika Serika.
Ketiga, Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono Kamis malam waktu New York akan menerima penghargaan “World Statesman Award” atau “Anugerah Negarawan Dunia” dari The Appeal of Conscience Foundation, atas upayanya menggalang perdamaian dan memimpin Indonesia menjadi masyarakat demokratis yang menolak ekstrimisme. The Appeal of Conscience Foundation – sebuah organisasi lintas keyakinan yang bermarkas di New York, memberi penghargaan ini setiap tahun kepada pemimpin dunia yang mendukung misi yayasan ini untuk menggalang toleransi dan penghormatan terhadap HAM. Tokoh dunia yang pernah menerima penghargaan ini antara lain Perdana Menteri Kanada Stephen Harper pada tahun 2012, Presiden Korea Selatan Lee Myung-Bank tahun 2011, dan Presiden India Manmohan Singh tahun 2010 dan banyak tokoh dunia lainnya.
Keempat, Presiden SBY menerima penganugerahan “Knight Grand Cross of the order of Bath”, Dari Ratu Elizabeth II. Dalam tradisi Inggris, penghargaan “Knight Grand Cross of the Order of Bath” diberikan kepada seseorang yang memiliki prestasi luar biasa, baik di bidang militer maupun sipil. Pertama kali penghargaan ini diberikan oleh Raga George I Tahun 1725. Adapun pemimpin asing yang telah menerima penghargaan tersebut antara lain Presiden AS Ronald Reagan, Presiden Perancis Jaques Chirac, dan Presiden Turki Abdullah Gul.
Kelima, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Mendapatkan Penghargaan Global Champion for Disaster Risk Reduction (DRR) dari Sekertaris Jenderal PBB Ban KI-Moon. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono merupakan tokoh pertama di dunia yang dianugerahi Glogal Cahampion fir disaster Risk Reduction (DRR) dalam rangka pengurangan resiko bencana (PBR) sebagai prioritas nasional pasca terjadinya tsunami melanda asia pada 26 Desember 2004.
Keenam, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima penghargaan Global Statesmenship Award, yaitu penghargaan Kepada Presiden SBY atas berbagai Capaian Indonesia selama Masa Pemerintahan utamanya di bidang ekonomi dan pembangunan. Penghargaan ini pernah diberikan kepada Dua Kepala Negara Presiden Brazil Luiz Inacio Lula dan Silva dan Presiden Meksiko Felipe Calderon Hinojosa.
Dan masih banyak penghargaan-penghargaan lainnya yang tidak bisa penulis sebutkan. Bangga Indonesia ku.
0 comments:
Post a Comment